Arab Saudi Tawarkan 160 Proyek kepada para Investor

- Selasa, 30 November 2021 | 13:17 WIB
Raja Salman/foto:istimewa
Raja Salman/foto:istimewa

HALUAN JAMBI- Arab Saudi berencana melakukan privatisasi besar-besaran untuk beberapa lini bisnis yang saat ini dikuasai pemerintah.

Raja Salman merencanakan untuk membuka 160 lini pada tahun 2022 mendatang.

Mengutip Arab News, pada acara Konferensi Stabilitas Keuangan, Menteri Keuangan Saudi Mohammed Al-Jadaan menyampaikan bahwa lini unggulan yang akan ditawarkan kepada investor ada di sektor pendidikan dan logistik. Ini akan dikembangkan bila minat investor semakin tinggi.

Baca Juga: Jepang Menutup Perbatasan, Larangan Masuk bagi Seluruh Warga Asing

Baca Juga: APBN 2022 akan Berperan Sentral pada Presidensi G20 Indonesia


Al-Jadaan juga mengatakan, pemerintah Saudi akan terus mengadopsi kebijakan untuk menangani pandemi virus corona dengan prosedur yang realistis, transparan dan bertanggungjawab untuk meloloskan rencana ini.

"Langkah-langkah ini menempatkan Kerajaan di jalur pemulihan dan stabilitas," katanya.

Langkah ini sendiri merupakan rangkaian manuver Riyadh untuk menjalankan visi 2030 Arab Saudi.

Program ini dibuat untuk mengurangi ketergantungan Saudi dari minyak bumi dan sumber energi lainnya.

Selain membuka lini kepada investor, Saudi juga sempat mendorong sektor pariwisata dengan membuka pantai berbikini dan juga berencana untuk mengizinkan konsumsi alkohol di wilayahnya.

Editor: Nuraini

Sumber: harian haluan.com

Tags

Terkini

Terpopuler

X