Presiden Sampaikan Enam Kebijakan Utama yang Menjadi Perhatian Pemerintah pada 2022

- Senin, 29 November 2021 | 17:14 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo/foto: istimewa
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo/foto: istimewa

HALUAN JAMBI- Presiden RI Joko Widodo menyampaikan enam kebijakan utama yang akan menjadi perhatian pemerintah pada 2022 mendatang.

Hal ini disampaikan presiden pada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah, dan Dana Desa Tahun 2022 di Istana Negara, Senin (29/11).

Ia menyampaikan ada enam perhatian utama yakni pertama, melanjutkan pengendalian wabah Covid-19 di seluruh pelosok tanah air, dengan cara mempertahankan penurunan yang telah dilakukan.

Kedua, menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu sebab, masyarakat pada kategori ini memerlukan bantuan untuk bertahan dari terjangan pandemi.

Ketiga yaitu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, melalui berbagai pelatihan-pelatihan yang digelar oleh pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dalam beberapa waktu ke depan.

Selanjutnya, yang keempat yaitu melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan mengutamakan peningkatan adaptasi teknologi karena, perkembangan berbasis teknologi perlu dilakukan dengan setiap pembangunan.

Kelima, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejateraan antar dearah.

Terakhir, melanjutkan penganggaran dengan menerapkan zero based budgeting, agar setiap sen yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui alokasi dana dapat digunakan secara efesien dalam beberapa waktu ke depan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan, berbasis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 yang telah disepakati beberapa waktu yang lalu, pemerintah mampu mengantisipasi berbagai tantangan yang muncul seiring dengan waktu yang berjalan.

"Mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik yang cermati APBN tahun 2022," ujar Presiden Joko Widodo.

Halaman:

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

Terpopuler

X