Prancis Gelontor 520 Juta Euro untuk Mempercepat Transisi Energi di Indonesia

- Kamis, 25 November 2021 | 15:47 WIB
Penandatanganan  oleh Duta Besar Perancis Olivier Director Agence Francaise de Devoloppement (AFD) Emmanuel Baudran dan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Zulkifli Zaini/ foto: istimewa
Penandatanganan oleh Duta Besar Perancis Olivier Director Agence Francaise de Devoloppement (AFD) Emmanuel Baudran dan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Zulkifli Zaini/ foto: istimewa

HALUAN JAMBI- Meningkatkan kemitraan dan implementasi berbagai program strategis energi, Indonesia dan Prancis melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk kerja sama Percepatan Transisi Energi di Indonesia.

Penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jaen Yves Le Drian.

Selanjutnya, LoI ditandatangani oleh Duta Besar Perancis Olivier Director Agence Francaise de Devoloppement (AFD) Emmanuel Baudran dan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Zulkifli Zaini.

Menko Marves Luhut mendukung penuh kerja sama ini, ia menyampaikan, kerja sama antar kedua negara penting, karena melibatkan banyak bidang lainnya.

"Bukan hanya sektor energi namun juga sektor ekonomi, kesehatan, industri IT, pertahanan, kemaritiman dan lingkungan," katanya, Kamis (25/11).

LoI ini memuat antara lain skema pinjaman konsesi pengembangan kebijakan Sustainable and Inclusive Energy Programmer. Pinjaman konsesi kepada PLN untuk proyek transmisi dan distribusi, hibah untuk tenaga ahli dan studi kelayakan, termasuk kredit kepada bank milik negara untuk proyek pembangkit listrik tenaga mini hidro dan energi terbarukan lainnya.

Menlu Prancis menyatakan kesiapannya dalam hal penanaman investasi terutama di bidang kesehatan dan energi terbarukan.

"Transformasi dan inovasi teknologi dalam bidang energi sangat penting, untuk itu investasi dalam dua bidang ini akan kami lakukan di Indonesia," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi dari Kemenko Marves, Basilio Dias Araujo, menyatakan akan membuka akses Prancis untuk berinvestasi di berbagai proyek prioritas energi terbarukan. Selain itu, dia menyatakan agar Prancis menyiapkan pembiayaan inovatif bersama mitra lokal di Indonesia.

Duta Besar Prancis telah memobilisasi berbagai instrumen finansial termasuk bantuan teknis untuk mendukung Indonesia dengan total dana program percepatan transisi energi senilai 520 juta euro atau setara dengan Rp8,3 triliun.

Halaman:

Editor: Nuraini

Sumber: infopublik.id

Tags

Terkini

Gunung Kerinci Sudah 14 Tahun Level Waspada

Sabtu, 11 Desember 2021 | 12:02 WIB

Presiden Tingkatkan Hak Penyangdang Disabilitas

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:37 WIB

Terpopuler

X